Lewati ke konten
PT Mitra Cendekia Media Group
Komunikasi Risiko Jurnalisme dan Literasi Informasi dalam Bencana
Pendidikan

Komunikasi Risiko Jurnalisme dan Literasi Informasi dalam Bencana

oleh Dr. Kharisma Ayu Febriana, S.I.Kom., M.I. Kom., Dr. Sri Syamsiyah Lestari Sjafiie, S.Sos., M.Si., Dr. Gita Aprinta E. B, S.Sos., M.Si., Tika Ristia Djaya, S.I.Kom., M.I.Kom.

Rp81.000

Rp90.000

Hemat 10%
Status
Stok tersedia
Kode
#1788408887
Tanya via WhatsApp

Deskripsi Buku

JUDUL:

Komunikasi Risiko, Jurnalisme dan Literasi Informasi dalam Bencana

PENULIS:

Dr. Kharisma Ayu Febriana, S.I.Kom., M.I. Kom. 
Dr. Sri Syamsiyah Lestari Sjafiie, S.Sos., M.Si.
Dr. Gita Aprinta E. B, S.Sos., M.Si.
Tika Ristia Djaya, S.I.Kom., M.I.Kom.

SINOPSIS:

Buku “Komunikasi Risiko, Jurnalisme dan Literasi Informasi dalam Bencana” hadir sebagai referensi untuk memahami pentingnya komunikasi dan pengelolaan informasi dalam setiap tahapan kebencanaan, mulai dari mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan. Bencana tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik dan kerugian material, tetapi juga memunculkan ketidakpastian dan kebutuhan informasi yang tinggi. Dalam kondisi tersebut, informasi yang cepat, akurat, mudah dipahami, dan terpercaya menjadi salah satu unsur penting dalam mengurangi risiko serta melindungi masyarakat terdampak.

Buku ini mengulas berbagai aspek komunikasi risiko, jurnalisme warga, literasi informasi dan digital, serta strategi pengelolaan informasi dalam situasi bencana. Pembahasannya menempatkan pemerintah, media, jurnalis, lembaga kebencanaan, relawan, komunitas, dan masyarakat sebagai bagian penting dalam memproduksi, memverifikasi, dan menyebarluaskan informasi secara efektif, partisipatif, dan bertanggung jawab. Di tengah pesatnya perkembangan media digital dan media sosial, kemampuan untuk mengakses, memahami, mengevaluasi, dan memverifikasi informasi menjadi semakin penting guna menghadapi penyebaran informasi yang keliru atau menyesatkan.
Ditujukan bagi mahasiswa, dosen, peneliti, praktisi komunikasi, jurnalis, pengelola media, relawan, lembaga kebencanaan, dan masyarakat umum, buku ini diharapkan dapat memperluas wawasan sekaligus menjadi rujukan dalam membangun komunikasi kebencanaan yang efektif. Melalui pemahaman yang baik terhadap komunikasi risiko, praktik jurnalisme, dan literasi informasi, buku ini mendorong terwujudnya masyarakat yang lebih tanggap, kritis, dan bertanggung jawab dalam menghadapi berbagai situasi bencana.

Buku terkait